Pelaksanaan Monitoring PKL Tahap 2: SMKN 9 Garut Pererat Kolaborasi dengan Mitra Industri Serta Evaluasi Kinerja dan Budaya Kerja Siswa
Kunjungi Mitra Industri Strategis, Sekolah Perkuat Evaluasi dan Sinergi dengan DUDIKA

BANDUNG – Memasuki minggu pertama bulan Desember 2025, Tim Pembimbing Praktik Kerja Lapangan (PKL) SMKN 9 Garut kembali bergerak aktif melakukan kunjungan ke berbagai dunia usaha dan dunia industri kerja (DUDIKA). Kegiatan ini merupakan bagian dari agenda Monitoring PKL Tahap Kedua yang bertujuan untuk mengevaluasi perkembangan kompetensi siswa serta mempererat hubungan kerjasama dengan pihak industri.
Monitoring tahap kedua ini difokuskan pada sejumlah perusahaan dan institusi mitra yang tersebar di wilayah Bandung Raya. Langkah ini diambil untuk memastikan bahwa para siswa mendapatkan pengalaman kerja yang relevan, menaati budaya kerja industri, dan mampu mengaplikasikan ilmu yang didapat di sekolah.
Sasaran Kunjungan Industri
Dalam periode monitoring minggu pertama Desember ini, tim sekolah mengunjungi tujuh lokasi strategis yang menjadi tempat magang para siswa dari berbagai kompetensi keahlian. Adapun industri yang dikunjungi meliputi:
PT. AIMTOPINDO NUANSA KIMIA (Mitra strategis jurusan TEI)
PT. CELEBIT CIRCUIT TECHNOLOGY INDONESIA (Mitra strategis jurusan TEI)
PT. ISAM (INDUSTRI SUSU ALAM MURNI) (Mitra strategis jurusan TEI)
PT. FORIT ASTA SOLUSINDO (Mitra strategis jurusan TKJ)
SEKOLAH TINGGI FARMASI INDONESIA (STFI)
BBPPMPV BMTI (Balai Besar Pengembangan Penjaminan Mutu Pendidikan Vokasi Bidang Mesin dan Teknik Industri)
PT. INOVASI BARAYA TEKNOLOGI
MAXPRINT PAGARSIH BANDUNG
ZBX MEDIA, BANDUNG
Evaluasi dan Penguatan Karakter
Wakil Kepala Sekolah Bidang Hubungan Industri (Hubin) SMKN 9 Garut menjelaskan bahwa monitoring kedua ini sangat krusial. "Di tahap kedua ini, kami tidak hanya melihat kehadiran, tetapi lebih mendalam pada progress skill dan adaptasi siswa terhadap budaya kerja (work culture). Kami berdiskusi langsung dengan pembimbing industri untuk mendapatkan feedback mengenai kinerja anak didik kami," ujarnya.
Kunjungan ke PT. Celebit Circuit Technology dan PT. Forit Asta Solusindo, misalnya, menjadi ajang untuk memastikan siswa jurusan teknik (seperti TEI, TKJ, atau TITL) benar-benar terlibat dalam proses produksi dan teknis yang sesuai standar industri terkini. Sementara kunjungan ke PT. ISAM dan STFI memastikan siswa mendapatkan wawasan tentang standar proses dan laboratorium yang ketat.
Respon Positif Industri
Pihak industri menyambut baik langkah proaktif SMKN 9 Garut dalam memonitor siswanya. Sinergi ini dinilai penting untuk menyelaraskan kurikulum sekolah dengan kebutuhan nyata di lapangan.
Dengan adanya monitoring rutin ini, SMKN 9 Garut berharap seluruh siswa yang sedang melaksanakan PKL dapat menyelesaikan programnya dengan hasil memuaskan, membawa pulang kompetensi yang mumpuni, serta siap bersaing di dunia kerja setelah lulus nanti.








