Luar Biasa! SMKN 9 Garut Ikut Serta dalam Pemecahan Rekor Dunia Pemakaian Sarung Tenun oleh ASN Terbanyak
Melestarikan Tradisi Lokal dan Mendukung Gerakan Bangga Buatan Indonesia

Garut, 22 November 2024 – SMKN 9 Garut turut ambil bagian dalam kegiatan pemecahan Rekor MURI dan dunia dengan tema “Pemakaian Sarung Tenun oleh ASN Terbanyak.” Acara ini merupakan rangkaian dari gerakan nasional Bangga Buatan Indonesia (BBI) yang diselenggarakan oleh Pemerintah Provinsi Jawa Barat. Kegiatan di SMKN 9 Garut dilaksanakan di Lapangan Upacara sekolah, serentak dengan tempat lain di seluruh Jawa Barat.

Kegiatan untuk Melestarikan Warisan Budaya Lokal
Seluruh guru dan staf SMKN 9 Garut mengenakan sarung tenun khas Majalaya dipadukan dengan atasan putih, menciptakan suasana unik penuh semangat kebersamaan. Acara ini bertujuan melestarikan tradisi sarung tenun Jawa Barat sekaligus mendukung produk lokal sebagai bagian dari kampanye BBI.
Kepala SMKN 9 Garut, Dr. Dra. Hj. Neti Achlan, M.Pd., menyampaikan rasa bangganya terhadap keterlibatan warga sekolah dalam mendukung acara ini. “Partisipasi kami dalam kegiatan ini merupakan wujud nyata semangat cinta tanah air dan dukungan terhadap produk buatan Indonesia. Dengan menggunakan sarung tenun, kita tidak hanya melestarikan budaya, tetapi juga mendorong pertumbuhan ekonomi masyarakat lokal,” ujar beliau dalam sambutannya.

Semangat Pemecahan Rekor MURI di Jawa Barat
Kegiatan ini juga bertepatan dengan pelaksanaan serentak di berbagai tempat di Jawa Barat, termasuk Gedung Sate, kantor-kantor dinas, serta sekolah-sekolah. Total peserta yang terlibat mencapai lebih dari 44.000 ASN, melampaui target awal 30.000 peserta.

Khusus di SMKN 9 Garut, acara diisi dengan doa bersama dan penampilan barisan guru dalam formasi simbolis mendukung gerakan BBI. Dokumentasi kegiatan ini turut dikirimkan ke panitia pusat di Gedung Sate, Bandung, sebagai bagian dari verifikasi Rekor MURI.
Dukungan untuk Produk Lokal
Acara ini juga menjadi momen untuk mempromosikan sarung tenun Majalaya, yang memiliki sejarah panjang sebagai warisan budaya Jawa Barat. Sarung ini dipilih karena kualitas dan motif khasnya yang telah bertahan lebih dari 100 tahun.
“Kegiatan ini menjadi pengingat pentingnya kita mendukung produk lokal yang tidak hanya berkualitas tetapi juga menjadi identitas budaya kita,” tambah Dr. Dra. Hj. Neti Achlan, M.Pd.

Dengan semangat kebersamaan dan cinta terhadap budaya lokal, SMKN 9 Garut berkomitmen terus mendukung gerakan yang memperkuat identitas bangsa. Pemecahan Rekor MURI ini diharapkan mampu menginspirasi masyarakat untuk semakin bangga menggunakan produk buatan Indonesia.






