Perkuat Karakter dan Kualitas Pembelajaran, SMKN 9 Garut Gelar IHT Pendidikan Karakter Pancawaluya dan Pembelajaran Mendalam
Siapkan Guru Hadapi Kurikulum Merdeka dengan Pendekatan Gapura Pancawaluya

Search for a command to run...
Siapkan Guru Hadapi Kurikulum Merdeka dengan Pendekatan Gapura Pancawaluya

No comments yet. Be the first to comment.
Raih Juara 1 SHS CUP dan Masuk 4 Besar Proton Supercup Pelajar Jawa Barat

Evaluasi Pembelajaran Semester Ganjil Sedang Berlangsung dengan Tertib dan Kondusif

Kunjungi Mitra Industri Strategis, Sekolah Perkuat Evaluasi dan Sinergi dengan DUDIKA

Penantian Panjang Berbuah Manis, Status Kepegawaian Kini Lebih Terjamin

Hanya 50 Peserta Terpilih se-Jawa Barat, Wakil SMKN 9 Garut Siap Dalami Filosofi Pancawaluya di Eco Learning Camp

SMKN 9 Garut | SMK Bisa, SMK Hebat
121 posts
SMKN 9 Garut adalah sekolah menengah kejuruan yang berkomitmen mencetak generasi muda yang kompeten, kreatif, dan siap bersaing di dunia kerja maupun pendidikan lanjutan.
GARUT – Dalam upaya mewujudkan 9 Langkah Pembangunan Pendidikan Jawa Barat menuju terwujudnya "Gapura Pancawaluya", SMKN 9 Garut menyelenggarakan kegiatan In House Training (IHT) yang berfokus pada Pendidikan Karakter Pancawaluya dan Penyusunan Perangkat Ajar Pembelajaran Mendalam (Deep Learning).
Kegiatan strategis ini dijadwalkan berlangsung selama tiga hari, mulai hari Rabu hingga Jumat, 19-21 November 2025, bertempat di Aula RPS SMKN 9 Garut. Acara ini diikuti oleh seluruh Guru, Tenaga Kependidikan, Komite Sekolah, serta perwakilan orang tua siswa.
Kepala SMKN 9 Garut, Bapak Moh. Rofik Zen, S.Pd., M.M.Pd., dalam keterangannya menyampaikan bahwa kegiatan ini merupakan tindak lanjut dari Nota Dinas Kepala Dinas Pendidikan Provinsi Jawa Barat.
"IHT ini sangat krusial karena kita mengintegrasikan nilai-nilai kearifan lokal Jawa Barat melalui Pendidikan Karakter Pancawaluya ke dalam implementasi Kurikulum Merdeka. Tujuannya tidak hanya mencetak siswa yang cerdas secara akademik melalui Deep Learning, tetapi juga memiliki karakter yang kuat dan berbudaya," ungkapnya.
Berdasarkan agenda acara, para peserta akan mendapatkan materi yang komprehensif dari narasumber ahli.
Hari Pertama: Fokus pada konsep dasar Pendidikan Karakter Pancawaluya dan latar belakang program.
Hari Kedua: Peserta akan mendalami implementasi program, termasuk demonstrasi aplikasi "SIPALAWA" yang menjadi instrumen pendukung, serta presentasi kelompok.
Hari Ketiga: Agenda bergeser ke aspek teknis akademis, yaitu perencanaan dan penyusunan pembelajaran mendalam (Deep Learning). Materi mencakup bedah Capaian Pembelajaran (CP), Tujuan Pembelajaran (TP), Alur Tujuan Pembelajaran (ATP), hingga penyusunan Rencana Pembelajaran Mendalam (RPM) dan projek lintas mata pelajaran (Inquiry Kolaboratif).
Demi kelancaran pelaksanaan IHT yang melibatkan seluruh tenaga pendidik, pihak sekolah menetapkan kebijakan Kegiatan Belajar Mengajar (KBM) jarak jauh (daring) bagi siswa kelas X dan XI selama tiga hari pelaksanaan (19-21 November 2025).
Siswa akan belajar dari rumah melalui aplikasi Learning Management System (LMS) sekolah. Para guru telah menyiapkan tugas berupa Lembar Kerja Peserta Didik (LKPD) untuk setiap mata pelajaran, memastikan bahwa hak belajar siswa tetap terpenuhi meskipun bapak/ibu guru sedang mengikuti pelatihan peningkatan kompetensi.
Dengan adanya IHT ini, SMKN 9 Garut berharap dapat meningkatkan kompetensi para pendidik dalam merancang pembelajaran yang lebih bermakna dan menanamkan nilai-nilai karakter Pancawaluya kepada seluruh peserta didik.



