SMKN 9 Garut Gelar Latihan Menari untuk Pemecahan Rekor MURI “Bangga Buatan Indonesia”

Garut, 21 November 2024 – Dalam rangka mendukung kampanye “Bangga Buatan Indonesia,” seluruh guru SMKN 9 Garut menggelar latihan menari bersama di Lapangan Upacara. Latihan ini menjadi bagian dari persiapan untuk mengikuti upaya pemecahan Rekor MURI yang akan dilaksanakan secara nasional, melibatkan ribuan peserta dari berbagai daerah di Jawa Barat.
Semangat Guru dalam Mendukung Gerakan Nasional
Para guru SMKN 9 Garut menunjukkan antusiasme tinggi dalam latihan ini. Koreografi tari yang dipelajari memadukan gerakan modern dengan sentuhan budaya lokal, mencerminkan semangat keberagaman dan kecintaan terhadap produk dalam negeri.
Kepala SMKN 9 Garut, Dr. Dra. Hj. Neti Achlan, M.Pd., menyampaikan apresiasi kepada para guru yang berpartisipasi aktif dalam kegiatan ini. “Kami sangat bangga dengan keterlibatan seluruh guru dalam mendukung kampanye Bangga Buatan Indonesia. Ini adalah wujud nyata semangat kebangsaan yang dimulai dari lingkungan sekolah,” ujarnya.
Persiapan untuk Pemecahan Rekor MURI
Latihan ini menjadi persiapan penting untuk mendukung pemecahan Rekor MURI yang bertujuan memperkuat kesadaran akan pentingnya mencintai dan menggunakan produk buatan Indonesia. Selain itu, kegiatan ini juga mencerminkan semangat kolaborasi dan kebersamaan di lingkungan pendidikan.
Salah satu guru peserta, Pak Suhendar Aryadi, menyatakan rasa bangganya bisa terlibat dalam kegiatan ini. “Latihan ini bukan hanya pengalaman yang menyenangkan, tetapi juga kesempatan untuk menunjukkan kebersamaan kami sebagai pendidik dalam mendukung gerakan nasional,” ungkapnya.
Dukungan Kepala Sekolah dan Warga Sekolah
Kegiatan ini juga mendapat dukungan penuh dari pihak sekolah. Kepala sekolah, guru, dan staf bekerja sama memastikan latihan berjalan dengan lancar. Selain mempersiapkan gerakan tari, suasana latihan dipenuhi semangat kebersamaan yang menjadi ciri khas SMKN 9 Garut.
Dengan diadakannya latihan ini, SMKN 9 Garut berharap dapat memberikan kontribusi terbaik dalam pemecahan Rekor MURI serta mendukung gerakan “Bangga Buatan Indonesia.” Latihan ini sekaligus menjadi inspirasi bahwa kecintaan terhadap produk dalam negeri bisa dimulai dari institusi pendidikan.






